Folder icon  Buku Tamu

Langganan artikel via e-mail

masukan alamat e-mail anda

by FeedBurner

Senin, Oktober 26, 2009

Friendster vs Facebook v2

0 komentar

OK.... jika anda kurang puas dengan artikel FS vs FB kemarin :)
nih...saya kasih lagi artikel FS vs FB v2. Mulai dari FITUR, PENGGUNAAN, LAIN-LAIN akan kita kupas-tuntas bersama disini. ;)


Dilihat dari Fitur :

Keduanya memiliki kustomisasi yang memuaskan. Friendster memberikan kemampuan kustomisasi profile, baik dengan gambar/foto, file audio, juga video. Fungsi personalized URL memungkinkan pengguna untuk kustomisasi page sesuai dengan keinginan penggunanya. Jika belum puas dengan fasilitas ini, Anda dapat menggunakan space web blog yang tersedia. Sedikit catatan, untuk layanan Friendster Blog ini tersedia beberapa jenis layanan. Friendster Blogs Free memang dapat digunakan cuma-cuma, namun akan dilengkapi “hiasan” tambahan berupa iklan-iklan. Sedangkan untuk terbebas dari iklan (ad-free), tambahan storage dan bandwidth, kustomisasi desain, dan seterusnya akan membutuhkan biaya tambahan per tahun atau per bulan. Facebook juga memiliki fungsi kustomisasi yang mirip. Untuk upload juga dimungkinkan untuk foto/gambar fi le audio juga video. Beberapa fi tur yang tidak tersedia pada pesaingnya adalah fitur untuk mendapatkan update berita terbaru dari teman di Facebook. Facebook juga memiliki beberapa fitur unik, seperti dukungan untuk mengedit layout halaman profi le dengan melakukan proses drag and drop. Fitur tambahan The Wall dan Poke adalah beberapa fi tur unik, setelah Anda mulai terbiasa dengan fungsi ini. Bahkan Facebook memungkinkan penggunanya untuk memberikan hadiah virtual pada rekan di Facebook, beberapa di antara pilihan gift membutuhkan biaya tambahan. Fungsi poke, yang bahkan oleh Facebook sendiri tidak didefi nisikan secara pasti dan tegas. Mungkin terjemahan bebas yang paling tepat untuk istilah di Indonesia adalah mencolek. Bukan sebuah fungsi khusus yang terlalu signifi kan, namun tetap unik. Untuk privacy control, Facebook memberikan fungsi yang lebih baik dari pesaingnya. Profile Facebook hanya akan dapat dilihat oleh pengguna Facebook yang ada di dalam satu network. Jadi penggunanya tidak lagi perlu khawatir profile Facebook-nya dilihat oleh sembarang orang. Kustomisasi level privacy setting yang lain pun juga masih tersedia. Pemenang: Facebook

Kemudahan Penggunaan :

Dimulai dari proses registrasi. Facebook memiliki proses sign-up yang terbilang sederhana. Cukup dengan mengisi form standar, tanpa perlu melakukan langkah tambahan, selain melanjutkan aktivasi konfirmasi user account via e-mail. Sedikit berbeda dengan Friendster yang mengharuskan penggunanya untuk mengisikan last name, upload sekurangnya satu gambar/foto, dan mengajak user lain (account e-mail yang lain) untuk tergabung di dalamnya. Pembatasan Facebook untuk hanya dapat melihat profi le lengkap pada network yang sama, sedikit menghambat untuk mencari, melihat profi le untuk mencoba konfirmasi, apakah user tersebut yang Anda kenal. Berbeda dengan Friendster yang memungkinkan untuk mencari user lain dengan beragam cara dan sangat mudah. Mulai dari nama sekolah, kampus, tempat kerja yang sama. Atau dari sekadar penggemar buku yang sama dan seterusnya. Namun sejauh pengalaman kami, untuk mencari dengan tepat dan cepat profile teman pada Friendster adalah dengan memasukan email yang digunakan oleh user Friendster. Atau Anda akan malahan terjebak dengan kegiatan melihat-lihat profile orang lain yang sebenarnya sama sekali tidak Anda kenal. Kecuali Anda benarbenar yakin mempunyai banyak teman yang juga sudah tergabung sebagai pengguna Facebook, penggunaannya akan sedikit merepotkan. Namun jika Anda dan teman-teman sepakat menggunakan social networking website ini, mengajak katakanlah kelompok alumni sekolah atau kampus Anda akan membuat pengalaman dengan Facebook menjadi menyenangkan. Pemenang: Friendster

Lain-lain :

Kecepatan akses tentunya akan sangat dipengaruhi banyak hal. Koneksi Internet dan konfi gurasi web browser setidaknya ikut menentukan. Potongan halaman iklan yang terdapat pada kedua situs social networking ini juga sedikit banyak mempengaruhi kecepatan loading. Sebagai layanan gratis, sebetulnya keberadaan iklan masih dapat ditoleransi. Keduanya bisa dikatakan sama banyaknya. Untuk Friendster, Anda dapat dengan mudah menghindari browser me-loading iklan-iklan tersebut dengan mudah. Cukup mengandalkan fitur ataupun add-in yang tersedia di web browser Anda. Demikian juga untuk kebanyakan iklan pada Facebook, meskipun tidak (atau setidaknya belum) sebanyak Friendster. Namun, beberapa di antaranya tidak dapat dihindari. Setidaknya dengan fitur browser dan add-in yang tersedia saat kami mengujinya. Penggunaan Marketplace pada Facebook juga masih gratis. Iklan-iklan juga setidaknya tidak mengganggu profi le page. Berbeda dengan Friendster yang mulai terasa didominasi dengan iklan sponsor hampir di setiap halaman. Pemenang: Facebook

Kesimpulan :

Untuk privacy control, Facebook memiliki keunggulan dibandingkan dengan Friendster. Built-in privacy protection yang tersedia pada Facebook setidaknya memang lebih baik dibandingkan dengan beberapa social networking website pendahulunya. Facebook sebenarnya memiliki kemudahan penggunaan yang cukup baik. User interface tersusun dengan cukup baik. Namun hal ini tidak akan terasa, jika Anda belum memiliki network yang kuat di social networking website yang satu ini. Di sini adalah sisi buruk diterapkannya privacy control network yang demikian ketat pada Facebook. Sedangkan sebagai pemain lama, Friendster sudah dikenal dengan lebih baik. Pengguna di Indonesia pun juga kami rasa sudah cukup banyak. Dan tidak sedikit beberapa proxy di lingkungan kerja sudah memblock website social network yang satu ini. Kemudahan dan keragaman cara untuk mencari teman lama dan teman baru dengan interface-nya memang membuatnya mudah digunakan. Kemampuannya ini juga yang membuat tendensi penggunanya lebih sering untuk melihat-lihat profile orang yang tidak dikenalnya secara langsung. Untuk social networking website, tidak ada pemenang yang mutlak. Utamanya dikarenakan hal ini akan sangat tergantung pada jenis dan jumlah komunitas pengguna masing-masing layanan. Jika Anda memang sudah memiliki account di Friendster, tidak perlu serta merta melupakan user account dan password-nya. Friendster masih dapat diandalkan untuk tetap berhubungan dengan teman lama dan mencari teman baru. Namun jika Anda ingin lebih mengenal ataupun keep in touch dengan teman-teman lama Anda, ada baiknya Anda juga memiliki account Facebook. Fitur yang tersedia lebih mudah digunakan untuk mendapatkan update terbaru dari teman Anda.
(sumber)

Facebook Tambah 20.000 Server Dalam 18 Bulan

0 komentar

Tahukah Anda berapa banyak jumlah server yang dimiliki oleh jejaring sosial Facebook sekarang ini? beberapa ada yang berpendapat Facebook mempunyai 10.000 server pada April 2008.


Dengan jumlah Server tersebut bisa menangani hampir 300 juta pengguna Facebook, namun akhir-akhir ini vice president Facebook Jeff Rothschild mengatakan bahwa Facebook sekarang ini menggunakan 30.000 server agar Facebook dapat berjalan normal.

Rothschild mengatakan akan tetap terus menambah server facebook bilamana pengguna Facebook terus bertambah setiap harinya, ia juga mengatakan jumlah server Facebook masih jauh dibandingkan dengan Rackspace, 1&1 Internet dan OVH yang jumlah servernya mencapai 50.000 server.

Facebook menambahkan 20.000 server dalam tenggang waktu 18 bulan itupun dananya didapat dari hasil pinjaman yang berjumlah $100 juta pada bulan Mei 2008 hanya untuk pembelian server.

Rothschild juga mengatakan bahwa Facebook sangat membutuhkan penyimpanan data yang begitu besar untuk memproses photo yang jumlahnya hingga 80 miliar gambar yang setiap detiknya melayani hingga 600.000 photo.



Sumber : www.datacenterknowledge.com
(ketok.com)

Rabu, Oktober 21, 2009

Facebook vs Friendster

1 komentar

Facebook situs sosial networking nomor satu setelah friendster.
Begitu pula Friendster, situs sosial networking nomor satu sebelum hadirnya FB. Bukan berarti Friendster telah mati, justru FS kini menawarkan fasilitas-fasilitas baru.
Jika keduanya dibandingkan??? :t bagus mana ya????

FACEBOOK


Facebook ditemukan pada tahun 2004 oleh seorang murid Harvard, Mark Zuckerberg, di Cambridge, Massachusetts. Awalnya, nama web sosial pencari teman ini adalah 'Thefacebook' sebelum akhirnya diganti menjadi 'Facebook'.

Menurut sebagian orang, Facebook terasa lebih nyaman dibandingkan dengan friendster. Keharusan penggunaan nama sendiri dibandingkan nickname atau nama samaran membuat kita dapat mengenal dan mengetahui profil orang yang sebenarnya. Kemudahan kustomisasi themes di friendster, walaupun disatu sisi merupakan fasilitas yang membebaskan orang untuk berkreasi namun disisi lain terkadang membuat situs tersebut menjadi tidak menarik alias terlalu “rame”. Tapi ini semua tentunya kembali kepada masing - masing pribadi orang.

Beberapa tokoh dan figur terkenal telah menggunakan facebook. Diantaranya tokoh politik, tokoh internet, manajemen perusahaan terkenal, pembaca berita dan selebritis. Sebut saja, Soetrisno Bachir, Maia Estianty, Katon Bagaskara, Hermawan Kartajaya, Onno W. Purbo dll. Dengan facebook adalah menjalin networking dengan beberapa orang -orang terkenal yang mungkin sulit dilakukan dengan tatap muka langsung.
Kelebihan:

1. Bisa chat langsung di dalem FB-nya.
2. Tampilannya lebih modern.
3. Application-nya banyak tapi 'bermakna' semua (contoh: idescribe, nicknames, gift)
4. Ada wall-to-wall. dimana komentar via wall-to-wall ini bisa di komen lagi, jadi kayak converence gi tu deEh.. :D
5. Kalau nulis di wall ngga ada batasan berapa katanya.

Kelemahan:

1. Kalau mau masuk ke suatu network.. misalkan network sekolah, itu harus nge-add temen yang satu network dan temen yang di-add itu harus nge-konfirm kalau orang yang baru ganti network itu bener-bener sekolah di situ.
2. Kalo belom jadi temen, ngga bisa liat profilenya.
3. Facebook ga bisa jalan di Opera.


Friendster


Friendster ditemukan oleh Jonathan Abrams di tahun 2002 di Mountain View, California. Friendster merupakan web sosial pencari teman pertama di dunia.

Kelebihan:
1. Daftar akun bisa menggunakan e-mail palsu. tidak seperti FB harus memverifikasi terlebih dahulu untuk menjadi member resmi
2. Layoutnya bisa diubah-ubah sesuai selera

Kelemahan:
1. Nama anggotanya kacau, Karena ngga ditulis 'Harus memakai nama asli'.
2. Banyak spam-nya.
3. Application friendster itu.. pointless. Ga berguna. Tapi sekarang ??? :t tanya saja yang masih menggunakan FS ... :r
4. Di profile, bisa ditambahin apa aja. Maka banyak yang nambahin bling-bling segala yang bisa bikin loading page jadi lama.
5. Kalau nyari anggota lain, ngga efisien.

Ya, mungkin hanya ini seputar FB vs FS. mana yang lebih bagus...terserah anda yang menilai. ;)

Selasa, Oktober 20, 2009

Makin gaul berkat Facebook

0 komentar

ilustrasi-demam-facebookBeberapa tahun belakangan ini kita sering mendengar tentang social networking facebook,yang fungsinya kira-kira hampir sama dengan friendster. Hampir semua orang membicarakan facebook, di tempat chating di forum, di kantin, di lapangan upacara, bahkan di WC pun orang orang berbicara tentang Facebook. Sampai sampai si Igor Saykoji bikin lagi yang judulnya Online di mana di dalam liriknya disebutkan “pagi pagi buka facebook padahal face masih ngantuk.”



Bukan tanpa alasan Yongki terus-terusan online di depan komputer yang telah tersambung dengan internet. Ya, Yongki, alumni salah satu SMA di Jakarta yang menetap di Pekanbaru ini tengah asyik dengan ‘permainan’ barunya itu.

Yongki baru saja mendapatkan informasi dari teman-temannya kalau di situs pertemanan facebook yang booming sejak beberapa bulan lalu itu lebih friendly user, alias lebih mudah digunakan.

Apaan sih facebook? Itu adalah situs web jaringan sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School.

Awalnya, facebook keanggotaannya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston AS (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.

Malu Dibilang Gaptek
Di kalangan pelajar kota ini, facebook sebenarnya tidaklah baru. Situs ini udah nongol sejak 5 tahun lalu. Namun, facebook seakan ’’meledak’’ drastis seiring terplihnya Presiden AS, Barrack Obama. Sang Presiden yang pernah sekolah di Jakarta pada masa kecilnya ini menjadi makin populer juga berkat dunia facebook ini. Wajahnya dikenal berkat facebook, sampai isi kampanyenya pun beredar luas seketika via facebook.

Tapi, itu Presiden Barack Obama. Bagaimana dengan para responden DetEksi (responDet)? Vella misalnya, siswa SMAN 4 Pekanbaru ini bergabung dengan facebook karena teman-teman sekelasnya pada bertanya-tanya, “Udah punya Fb (facebook, red) belum?”

“Karena aku belum punya, makanya aku cepetan bikin biar bisa ikutan gaul. Kalo sampai dibilang gaptek, malu-maluin kan,” katanya.
Walau begitu, Fb tetap jadi yang utama bagi cewek berjilbab ini. Doski seneng banget berselancar di dunia Fb. Bisa kenalan dengan siapa aja, termasuk juga dri seberang benua.

“Siapa tahu bisa kenal dengan cowok bule,” katanya sambil cekikikan.
Sama halnya dengan Yuni. Temaan satu sekolah Vella ini juga udah jatuh cinta dengan facebook. “Teman-teman di Fb lebih banyak, lebih transparan dan lebih seru. Pokoknya yang nggak ada di Fs (friendster, red), ada di Fb deh,” ucapnya sambil tersenyum.

Tapi kata Yani, kalo soal tariff untuk online di hape, ternyata emang lebih murah friendster. “Ya friendster dong, Fs lebih murah. Tapi, kalo udah jatuh cinta dengan FB, jadinya nggak apa-apa deh bayar lebih mahal,” ucap cewek yang duduk di kelas XI ini.

Komentar berbeda diungkapkan cowok berkacamata dari kelas XII IPA 2 SMAN 7 Pekanbaru, Redo. Doski bilang, ikutan di situs facebook biar dirinya bisa tambah gaul dan nambah wawasan.

Redo juga mengungkapkan, Fb itu bagus banget situsnya, selain tampilanya, fiturnya lebih mantap ketimbang Fs. Tapi walaupun begitu, baginya Fs tetaplah jadi yang utama.

“Karena pertama kali gabung di situs pertemanan, aku gabung di friendster,” katanya.

Lebih Simpel
Konfigurasi situs facebook yang simpel dan mudah digunakan, membuat setiap jam netter di seluruh dunia bergabung di situs ini. Wendi misalnya, mahasiswa Pekanbaru ini begitu antusias dengan program social network ini.
“Fiturnya unik dan nggak ribet. Aku bisa betah lho berlama-lama di depan computer demi facebook,” katanya.

Beda Wendi, beda pula Yongki. Doski bilang, bergabung ke facebook lebih karena situs itu mudah diakses di ponsel.
“Bentuknya disesuaikan dengan kondisi handphone, akses lebih mudah dan cepat dibanding mengakses website dengan tampilan desktop dari handphone,” jelasnya.

Selain itu, facebook juga nggak disesakin iklan, banner, atau gambar mencolok. Facebook juga memiliki block atau fitur yaitu flayer untuk mengiklankan sesuatu tapi pengguna tidak akan menyangka itu adalah iklan.

Kelebihan facebook emang bejibun. Di situs facebook, clean layout, layout yang sangat baik walaupun ada beberapa menu yang posisinya tidak gampang ditemukan. Pada awal pembuatan account kita disuruh memilih jaringan utama kita berdasarkan negara. Dengan fitur ini kita dengan mudah menemukan teman yang berada di Indonesia.

Juga ada mobile access, fitur yang sangat mobile. Kita bisa update status, add friend, atau kegiatan di facebook lainnya dengan mengirim SMS. Hampir sama dengan SMS banking.

Kekurangannya, pada saat sign up terkadang membingungkan para pengguna yang awam dan di sisi layout, facebook kurang friendly sama orang yang suka gonta ganti background dan layout. Sehingga terasa lebih monoton.


sumber

Bisa HACKING gara-gara FS

0 komentar

Mungkin sebagian dari anda sudah tau yang paling menarik dari friendster adalah mengkonstumisasi halama profile, dengan memasukan code-code atau script yang disisipka di kotak css atau about me.


Yup, ini adalah pengalaman saya sendiri. Pada waktu itu lagi musim0musimnya yang namanya FS.:D Berawal dari sering mengganti layout FS, akhirnya saya bisa tau unsur-unsur didalam suatu web. Bagaimana tidak, untuk mengganti layout FS tentu menggunakan script yang dinamakan CSS. Karena penasaran, saya pelajari script tersebut. koq bisa gitu, yang awalnya hanya berupa kode-kode, dan hasilnya menjadi layout atau gambar yang amat menarik. :D

Pelan tapi pasti, akhirnya saya tertarik dengan yang namanya program HTML. Saya pelajari struktur-struktur dasar HTML, lalu saya terapkan di blog hingga akhirnya puluhan blog saya kelola termasuk blog ini, gimana menarik-kah blog ini??? :D

Setelah merasa puas dan mahir :D dengan program HTML dan sejenisnya. Ide iseng pun datang, ingin rasanya mengetahui password account FS orang. Browsing demi browsing, mencari tau apa itu HACKING :v , hingga akhirnya mendapatkan beribu-ribu tutorial HACKING FS :v , seperti JS LINKER hingga phsing/Fake login.

Tapi sayang sekali, :) disaat saya sudah siap ng-hack account FS. Ternyata pihak FS telah men-disable JS script atau sejenisnya pada kotak css maupun about me. kalo gak percaya, coba saja...!!

Tapi, hal itu gak membuat saya nyerah.... jangan menyerah....kata d'massive ;)
Akhirnya FB muncul disaat FS naik daun. Dengan cekat, saya terapkan cara-cara yang biasanya buat hack FS di FB, hanya ada perubahan dikit pada scriptnya.

Dan ternyata........
pengamanan FB lebih ketat ketimbang FS. Masa' gak ada kotak css-cya??? :t mau ditaruh dimana script yang sudah matang ini coba???

Tapi, yag namanya hacker maju terus pantang mundur. :v
Akhirnya ide cemerlang datang tanpa diundang. Cara nge-fake login yang satu ini dijamin ampuh. Diengan cara mengirimkan link pemberitahuan ke korban yang nantinya link itu akan membawanya ke halaman fake login... :v

Ide ini saya terapkan langsung di FB, gak di FS dulu.
mengapa??? ;t . Pertama, saya sudah bosen FS'an, :r Kedua, email orang-orang FS asal-usil doang.

Dan hasilnya.....3 dari 5 orang tertipu dan akun FB-nya berhasil saya hack. :v :O
mau tau bagaimana caranya??? nanti deeh kalo mood mposting. :O

gak coma itu, berwal dari FS, saya bisa buat blog yang khusus untuk nge-jailin orang. liat aja nih KLIK


 

Rholaz Mania Copyright © 2008 D'Black by Ipiet's Blogger Template